Gudang Hikmah Ku

Setetes Hikmah yang Ku Peroleh dari ALLAH Sang Pemilik Ilmu

Kura-kura yang Ceroboh

Ditulis oleh harieshandoyo di/pada Januari 29, 2008

Kura-kura yang Ceroboh

 Di sebuah hutan yang lebat, ada sebuah sungai yang di huni oleh dua ekor Angsa dan temannya seekor Kura-kura yang hidup di atas sungai. Suatu hari, ketika air sungai menjadi kering, kedua Angsa tersebut pamit kepada si Kura-kura untuk meninggalkan tempat tersebut: ”Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah tercurah kepadamu teman. Kami datang hendak pamitan kepadamu, kami hendak pergi meninggalkan tempat ini, karena tidak adanya air ditempat ini. Kami ingin mencari tempat yang banyak airnya.” 

Si Kura-kura menjawab: ”Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah juga terlimpah atas kalian. Seperti halnya kalian, aku juga dalam kesulitan dengan tidak adanya air di sungai ini. Namun bukanlah kalian tahu, hidupku seperti sampan yang tidak bisa bergerak kecuali di dalam air. Adapun kalian berdua masih bisa hidup di mana saja, sesuka hati kalian. Kumohon dengan sangat, bawalah aku bersama kalian, aku ingin menyambung hidup bersama dengan kalian.” 

Kedua Angsa itu berkata: ”kalau demikian keinginanmu, dengan senang hati kami akan mengajakmu.” 

Si Kura-kura bertanya: ”bagaimana cara kalian akan membawaku serta?” 

Keduanya menjawab: ”kami akan terbang dengan membentangkan tongkat kayu dan kamukan memiliki cakar dan rahang yang kuat, kamu bisa menggantung dengan menggigit tongkat itu dengan rahangmu yang kuat dibantu dengan kedua cakarmu. Dengan demikian kamu bisa ikut terbang bersama kami. Satu hal yang perlu kamu ingat, jangan sekali-kali kamu berbicara kepada kami selama perjalanan, meskipun orang-orang membicarakan tentang dirimu! Karena kami bisa kehilangan konsentrasi dan menjatuhkan dirimu, ataupun kamu bisa terjatuh karena melepas gigitanmu.” 

Setelah semua persiapan beres, kedua Angsa itu membentangkan tongkat kayu di antara mulut mereka, dan si Kura-kura bergelayut pada tongkat itu dengan rahangnya yang kuat. Kemudian keduanya terbang ke angkasa dengan membawa si Kura-kura. Perjalanan berjalan dengan lancar hingga mereka melintas di sebuah pasar yang sangat ramai, banyak orang yang kagum melihat kejadian itu, salah satu dari mereka pun berteriak: ”Hai kawan-kawan, lihatlah ke angkasa! Ada sebuah peristiwa menakjubkan, seekor Kura-kura terbang bersama dengan burung Angsa.” Sedangkan yang lainnya tertawa melihat kejadian aneh itu. 

Mendengar perkataan dan tawa orang-orang itu, si Kura-kura yang tidak sadar sedang berada dalam kondisi rawan langsung mengomentarinya: ”Jagalah mulut kalian, wahai manusia! mudah-mudahan Tuhan membutakan mata kalian!”.  Ketika membuka mulutnya itulah, ia melepas gigitannya dari tongkat, sedangkan tangannya tidak mampu menahan berat badannya sehingga membuat ia terlepas dari tongkat, dan ia pun terjatuh ke tanah dari angkasa yang sangat tinggi dan tewas seketika. Ia tewas karena tidak mendengarkan nasehat dari kedua Angsa yang menyuruhnya agar tidak berbicara selama perjalanan, karena ia lah yang seharusnya menjaga mulutnya agar selamat. [Ibn Al Muqaffa]  

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>