Gudang Hikmah Ku

Setetes Hikmah yang Ku Peroleh dari ALLAH Sang Pemilik Ilmu

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘gurita laut’

Sepasang Bangau dan Gurita Laut

Ditulis oleh harieshandoyo di/pada Januari 29, 2008

                Sepasang Bangau dan Gurita Laut

Jaman dahulu kala, ada sepasang burung bangau yang hidup di tepi laut. Suatu hari, si betina berkata kepada si jantan: “Sayang, sebentar lagi aku akan menetaskan telur. Apa tidak sebaiknya kita mencari tempat yang aman agar telur-telur kita tidak dicuri oleh gurita laut. Aku takut kalau air pasang, si gurita akan datang ke tempat kita dan mengambil dengan paksa telur-telur kita?”

Si jantan menjawab: “Wahai istriku, tenangkanlah dirimu. Bagaimanapun kita harus tetap tinggal di sini, bukankah di sini banyak air, ikan, pepohonan, dan bunga-bunga yang mensejahterakan hidup kita.”

Sang istri berkata kembali: “Wahai suamiku, kenapa kamu begitu dungu dan pongah. Tidakkah kau menyadari jika air laut pasang, maka si gurita laut akan dengan mudah mendatangi kita dan mengambil paksa telur-telur kita?”

Sang suami menjawab: “Kukatakan padamu, wahai istriku, tetaplah tinggal di sini dan bertelurlah sesukamu. Kamu di sini aman dan kujamin gurita laut tidak akan berani ke sini.”

Sang istri pun berkata kembali: “Betapa keras hati dan pendirianmu, wahai suamiku. Tidakkah kamu ingat ancaman dan sumpahnya kepadamu. Tidakkah kamu menyadari kelemahanmu? Betapa dungu dan pongahnya dirimu, padahal kekuatan fisikmu tidak akan mampu melawannya. Lantas apa yang kamu andalkan untuk melawan keperkasaan si gurita laut?”

Meski demikian, si jantan tetap tidak bergeming dengan nasehat dan saran dari istrinya. Ketika sang istri sudah sampai pada puncak kejengkelannya, ia berkata pada suaminya: “Orang yang tidak mengindahkan nasehat yang tulus dan ikhlas, sungguh akan mengalami musibah seperti yang dialami kura-kura yang tidak mengindahkan nasehat dua burung angsa.”

Mendengar itu, si jantan bertanya: “bagaimana kisahnya wahai istriku?”

inilah cerita kura-kura yang ceroboh

Ketika air laut benar-benar pasang, gurita laut datang dan merampas paksa telur-telur mereka. Si betina hanya bisa menangis menyesali kebodohan suaminya yang keras kepala dan tidak mengindahkan nasehatnya. Melihat kenyataan itu, si jantan merasa bersalah dan berkata:”tenanglah sayangku, aku akan membalas perbuatan si gurita laut, aku akan pergi ke komunitas burung dan meminta bantuan mereka untuk membalas dendam kepada gurita laut.”

Ketika telah sampai di komunitas para burung, si bangau berkata: “Wahai komunitas burung, kalian adalah karib terbaikku dan muara harapan serta kepercayaanku! Tolonglah aku yang sedang berada dalam kesulitan ini”

Mendengar itu, mereka bertanya: “Pertolongan apa yang kamu harapkan dari kami, wahai kawan?”

Si bangau menjawab: “Mari kita adakan rapat luar biasa yang memanggil semua komunitas burung yang ada di hutan ini untuk membahas strategi yang jitu untuk menghadapi gurita laut agar nasib yang kualami tidak menimpa yang lainnya.”

Lalu burung hantu yang terkenal cerdas dan memiliki intelektual tinggi berkata:  ”Mengapa kita tidak menemui burung dinosaurus, bukankah ia adalah bagian dari komunitas burung? Ia adalah punggawa dan maharaja kita. Sebaiknya kita menghadap semua menghadap meminta saran dan petunjuknya, bahkan kalau perlu meminta bantuannya langsung untuk menyudahi kecongkakan si gurita laut agar tuntas dendam kita.”

Semua burung yang ada di forum itu lalu pergi menghadap burung dinosaurus dan segera menceritakan apa yang terjadi pada pasangan bangau. Mereka meminta burung dinosaurus untuk membalaskan dendamnya kepada si gurita laut. Setelah mendengar apa yang dialami burung bangau, burung dinosaurus akhirnya bersedia membantu untuk menghadapi gurita laut. Ketika si gurita laut tahu bahwa burung dinosaurus siap membalaskan dendam si bangau kepada dirinya, dengan sigap ia segera mengembalikan semua telur yang telah ia curi dan memohon maaf dengan penuh iba serta memohon damai kepada komunitas burung. Hal ini terpaksa ia lakukan, karena menyadari kelemahannya jika harus berhadapan dengan burung dinosaurus. Karena ketulusan dan kejujuran pengakuan si gurita laut, maka burung dinosaurus memaafkan dan berdamai dengannya, dengan perjanjian si gurita laut tidak akan mengganggu komunitas burung kembali. Dengan demikian berakhirlah perselisihan diantara mereka dan mereka semuapun selamat, baik telur si bangau maupun nyawa si gurita laut.

Ditulis dalam cerita hikmah | Bertanda: , , , | Leave a Comment »